Kreativitas Anak SD Dalam Tari Kreasi Pantas DIbanggakan

Kreativitas anak-anak SD di Kabupaten Tapanuli Selatan dalam menghasilkan tari kreasi, pantas dibanggakan. Mereka memadukan ragam gerak kreografi tari etnik dan ritme musik etnik untuk menceritakan tema .   

Penulis: Dian Maas Saputra | Editor: Nasaktion Efry

Siswa-siswa SD dalam balutan seragam serbabiru meloncat-loncat seperti pemain sirkus,  begitu energik di atas panggung seluas 4x8 meter. Sekali-sekali terdengar teriakan mereka, begitu riang layaknya anak-anak yang identik dengan dunia bermain, senyuman menghiasi bibir mereka. Mengikuti hentakan musik, yang dominan dengan suara drum, mereka menyajikan kreografi dengan gerak harmonis. 

Mereka salah satu peserta lomba tari kreasi tingkat SD yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tapanuli Selatan, 14 -- 16 November 2025. Acara ini rutin digelar setiap tahun dalam rangka peringatan HUT Kabupaten Tapanuli Selatan. 

Pada hari pertama perlombaan, ada lima kelompok tari SD. Panitia mengungkapkan, ada 13 kelompok tari SD yang mendaftar. Mereka berasal dari SD yang ada di Kabupaten Tapanuli Selatan.  Panitia membagi-bagi kelompok yang bertanding ke dalam lima sampai delapan penampilan per hari, karena tidak semua peserta bisa hadir dalam satu hari mengingat jarak tempuh yang jauh dari lokasi sekolah ke tempat acara digelar. 

Para peserta lomba mewakili SD yang ada di lima belas kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan. Minimnya jumlah peserta ini disebabkan, tak semua SD yang ada di Kabupaten Tapsel memiliki kelompok tari. 

"Kalau dilihat dari kemampuan anak-anak dalam berkreativitas serta antusiasme mereka mengikuti lomba, mestinya peserta lomba tari kreasi ini bertambah banyak setiap tahun," kata Budi Hutasuhut, salah seorang juri lomba, "setiap SD yang ada di Kabupaten Tapsel seharusnya ikut perlombaan."

Selain lomba tari kreasi tingkat SD, digelar juga tari kreasi tingkat SMP. Sayangnya, tari kreasi tingkat SMA tidak ada karena jenjang pendidikan SMA bukan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah kabupaten.  

"Perlombaan-perlombaan yang merangsang kreativitas anak-anak didik seharusnya diperbanyak di Kabupaten Tapsel. Kreativitas anak-anak didik SD, SMP, dan SMA sederajat sangat banyak, tapi mereka tidak punya medium untuk mengekspresikan dirinya," katanya. 

Posting Komentar